Kata Sambutan Dekan
Fakultas Keperawatan sebagai badan Publik yang bergerak di bidang pendidikan menyadari bahwa keterbukaan informasi publik merupakan bagian dari pengawasan masyarakat terhadap kinerja institusi. keterbukaan informasi publik mendukung terlaksananya tata kelola pemerintaahn yang baik dab bersih (good governance), sehingga akan meningkatkan kepercayaan publik terhaap institusi.
mengacu pada undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, badan publik memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang baik dan benar, sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi publik. keterbukaan informasi publik atau transparasi informasi ini aka mendorong partisipasi masyarakat untuk mewujudkan kebijakan yang tepat dan tata kelola pemerintaahn yang baik.
salah satu pelaksanaan keterbukaan informasi publik yang telah dilaksanakan oleh Fakultas Keperawatan adalah menyampaikan laopran pelaksanaan dan tugas dan fungsi pejabat pengelola informasi dan dokumentasi dalam memberikan layanan informasi publik pada masyarakat selama tahun 2025.
Dalam hal ini, Fakultas Keperawatan memiliki konsep “Pelayanan Senyum Asri”, sebuah pendekatan pelayanan yang dirancang untuk meningkatkan mutu, kenyamanan, serta profesionalisme dalam setiap proses layanan yang diberikan.
Senyum Asri merupakan akronim dari empat nilai utama budaya akademik Universitas Riau , yaitu: Amanah, Santun, Responsif, Inovatif. Keempat nilai tersebut menjadi landasan operasional dalam membangun standar pelayanan yang berkualitas di Fakultas Keperawatan Universitas Riau.
Pertama, Amanah. Nilai ini menekankan bahwa setiap layanan harus memiliki prosedur yang jelas, tertib, dan memastikan rasa aman bagi seluruh pengguna layanan. Aspek keamanan mencakup keamanan data, kenyamanan proses, serta kepastian bahwa setiap tahapan dapat dijalani tanpa keraguan.
Kedua, Santun. Kesopanan merupakan cerminan profesionalitas aparatur atau petugas dalam memberikan pelayanan. Penggunaan bahasa yang santun, sikap yang menghargai, serta etika komunikasi yang baik menjadi elemen penting dalam menjaga citra institusi.
Ketiga, Responsif. Keramahan dalam pelayanan tidak hanya berupa senyuman, tetapi juga kesediaan untuk membantu, responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat, serta sikap terbuka dalam menghadapi berbagai pertanyaan maupun kendala yang muncul.
Keempat, Inovatif. Nilai informatif menggarisbawahi pentingnya penyampaian informasi yang akurat, lengkap, dan mudah dipahami. Hal ini penting agar masyarakat memperoleh kepastian layanan dan dapat mengikuti prosedur dengan jelas tanpa kebingungan.
Melalui implementasi konsep Senyum Asri, diharapkan tercipta suasana pelayanan yang lebih profesional, efektif, dan berorientasi pada kepuasan pengguna layanan. Konsep ini juga menjadi bagian dari komitmen institusi untuk terus berinovasi serta memperkuat budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada kualitas.
kami berharap laporan layanan informasi publik ini bermanfaat bagi semua pihak, dan menjadi evaluasi bagi PPID Fakultas Keperawatan dalam rangka meningkatkan pelayanan dimasa depan.
Dekan
Prof. Wan Nishfa Dewi, S.Kp., M.Ng., Ph.D